Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Sunday, November 30, 2025

Guru Inspiratif SMA Negeri 1 Sapeken, Raih Penghargaan Gubernur Pemprov Jatim

 

SMAKEN POST - Prestasi gemilang kembali menyorot SMA Negeri 1 Sapeken. Penghargaan kali ini untuk Hasmidi, S.Pd, seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah satu dari enam yang termasuk mendapatkan penghargaan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai guru inspiratif dan berprestasi dari berbagai jenjang.

"Alhamdulillah, Berkat dukungan keluarga besar SMAKEN. Semua karya saya berupa buku mulai tahun 2013-2025 ada 39 judul buku solo dan antologi mendapat akumulasi penilaian sangat baik yang dilakukan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur," ujarnya syukur.

Penghargaan tersebut, langsung diserahkan sendiri oleh Khofifah yang turut hadir di hari puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional 2025 tingkat Jawa Timur di Exhibition Hall Grand City Surabaya. Acara yang berlangsung meriah ini dikemas apik nan khidmat oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Kemarin, Senin, 01 Desember 2025, dimulai dari pukul 10.00 WIB - selesai. Ribuan guru dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti acara bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.

Seperti yang dikutip, penghargaan itu menjadi bentuk terima kasih Pemprov Jatim atas dedikasi dan inovasi para guru. Khofifah juga mendoakan seluruh guru agar selalu mendapat keberkahan. Setiap penerima penghargaan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. “Para guru-guru yang mulia, mudah-mudahan panjenengan (anda) semua dibahagiakan oleh Allah. Amin. Bahagia dunia, bahagia akhirat,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, tak luput memberikan apresiasi kepada guru yang berprestasi ini. Penghargaan atas prestasi tersebut, tentu tidak hanya soal hadiah individu semata, melainkan sebuah pengakuan bagi upaya keras dalam menginspirasi generasi muda dengan berbagai karya dan semangat berinovasi.

"Kepada seluruh warga SMAKEN, inovasi dan komitmen adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mengasah potensi dan membangun karakter. Semoga penghargaan ini akan menjadi cambuk, sehingga dapat memicu semangat pendidik lainnya untuk mengasah prestasi yang lebih cerah," ujarnya penuh harap. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST). 


Saturday, November 15, 2025

Kacabdin Sumenep Gelar Pembinaan GTK di SMAN 1 Sapeken, Tekankan Pola Pikir Positif di Era AI dan Donasi Musolla

 

SMAKEN POST — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si, melaksanakan kegiatan pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di SMAN 1 Sapeken pada Sabtu, 15 November 2025. Dalam kunjungan resmi ini, didampingi oleh Kasi SMA, H. Rusli, M.Pd, dan Kasi SMK, H. Bahri Arofah, S.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh GTK SMAN 1 Sapeken serta para kepala sekolah SMA dan SMK swasta se-Kecamatan Sapeken.

Sejumlah satuan pendidikan yang turut hadir di antaranya SMA Islam Pagerungan Besar, SMA NU Skala, SMA Sabilul Muttaqin Sadulang Besar, SMA Luqmanul Hakim Sadulang Besar, SMA Nurul Hasan Sabuntan, dan SMKS Nurul Islam Sepangkur Besar. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung intensif dan komunikatif ini.

Kepala SMAN 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, membuka acara dengan memberikan ucapan selamat datang kepada Kacabdin beserta jajaran, yaitu Kasi SMA dan Kasi SMK. Ia menyebut Sapeken sebagai “pulau ibadah” dan menyampaikan harapannya agar pembinaan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kacabdin. Semoga pembinaan ini menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sapeken,” ujar Fujianto.

Pada sesi inti, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan materi bertema “Pola Pikir dalam Menghadapi AI bagi Generasi Z.” Beliau menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dihindari, sehingga pendidik harus membekali generasi muda dengan pola pikir adaptif, berkarakter, dan berdaya saing.

Dalam paparannya, Kacabdin memperkenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Kebiasaan tersebut dinilai sebagai pondasi penting bagi anak-anak Indonesia dalam menghadapi derasnya arus perubahan dan tantangan era kecerdasan buatan.

Menjelang akhir pemaparan, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur DR. Aries Agung Paewai S.STP., M.M. yang mengundang perhatian seluruh peserta, yaitu, “Posisimu di tempat kerja bersifat sementara, jabatan dan gelarmu terbatas, namun caramu memperlakukan orang lain akan selalu diingat.”

Pesan tersebut memberikan refleksi mendalam bagi para guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya karakter dan integritas dalam menjalankan tugas profesinya.

Suasana semakin hangat ketika Kacabdin memberikan donasi untuk pembangunan Musolla Arrahman SMAN 1 Sapeken. Aksi ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, yang menandai apresiasi besar atas kepedulian terhadap fasilitas spiritual sekolah.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan optimisme bahwa seluruh peserta mampu menerapkan ilmu, inspirasi, dan nasihat yang diperoleh, guna memperkuat kualitas pendidikan di Kecamatan Sapeken. (fjt) 

Friday, October 24, 2025

OSIS SMA Negeri 1 Sapeken Gelar Pemilos Tanpa Kertas Suara

 

SMAKEN POST - Pernah dengar Pemilu tanpa kertas suara? Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Sapeken sukses menggelar masa pencoblosan sebagai puncak dari program kerja Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS), kemarin, Jumat, 24 Oktober 2025 di depan teras ruang guru, di mulai dari jam 07.20 WIB - selesai. Kursi tertinggi di jabatan pengurus OSIS tersebut, diperebutkan oleh empat pasangan kandidat yang akan dipilih langsung oleh warga sekolah, meliputi dari seluruh siswa, dan dewan guru, serta para staf TU memilih secara antrian.

Selama sepekan sebelumnya, keempat pasangan kandidat ketua dan Wakil ketua OSIS tersebut, secara teknik telah melewati tahapan kualifikasi. Lalu dilanjutkan dengan acara kampanye visi misi dan dijadwalkan dengan kelonggaran waktu tiga hari untuk memikat hati para pemilih. Kemudian sehari sebelum pencoblosan mereka juga telah menempuh rangkaian acara debat kandidat.

Secara umum memang kegiatan Pemilos ini terlihat biasa dan sekilas sama dengan urutan rangkaian kegiatan Pemilos di sekolah lainnya. Tapi cobalah masuk ke dalam salah satu dari empat bilik suara. Jika mengingatkan di bilik pencoblosan tentu akan terlihat ada sepasang gabus dan paku yang digunakan untuk mencoblos di setiap bilik suaranya. Namun ada perbedaan yang cukup unik pada bilik suara kali ini. Tidak ada gabus atau paku, yang ada hanyalah sebuah laptop yang diletakkan di setiap bilik suara.

Mungkin orang yang tidak berasal dari warga sekolah tersebut akan merasa heran dan bertanya-tanya, "Kok  pakai laptop? Dimana paku dan gabusnya?". Jawabannya, tidak ada. Pencoblosan pada Pemilos tahun ini bukan pencoblosan biasa. Tidak dengan paku dan gabus sebagai alasnya, melainkan dengan sebuah program yang sudah tersimpan pada setiap laptop yang berada di bilik.

Program ini dibuat langsung oleh kepanitiaan dari OSIS SMA Negeri 1 Sapeken untuk acara pencoblosan Pemilos tahun ini. Hanya dengan mengetikkan nomor daftar pemilih menjadi passwordnya, maka nama dan foto keempat kandidat pun langsung muncul di layar laptop. Setelah memilih salah satu dengan cara meng-klik foto kandidat yang bersangkutan, secara otomatis program akan kembali ke tampilan awal. Praktis, suara pemilih secara otomatis akan terakumulasi sendiri ke Pasangan Calon (Paslon) tanpa perlu menghitung lagi secara manual.

"Kami memang sengaja melakukan inovasi untuk kegiatan Pemilos pada tahun ini. Selain lebih efisien dalam hal waktu, tenaga, dan biaya, cara seperti ini juga lebih ramah lingkungan karena tidak menghabiskan banyak kertas," ungkap Mohammad Adib Baihaqi, S.Pd, Waka Kesiswaan yang juga selaku Pembina OSIS.

Rinanda Vivia Febriyanti, bakal menjadi demisioner OSIS tahun ini, mengungkapkan jika besar keinginan anggota OSIS bisa menggunakan cara pencoblosan serupa di tahun berikutnya. "Dengan cara ini, paling tidak kami sebagai pengurus OSIS telah menjadi pelopor untuk tahun-tahun selanjutnya agar lebih ramah lingkungan," ujarnya.

Setelah semua warga sekolah menggunakan hak pilihnya, tak ada lagi momen penghitungan suara manual, begitu juga tak ada lagi teriakan sebutan suara sah atau tidak sah, kecuali bagi mereka yang tidak hadir saat memberikan hak pilihnya di bilik. Suara pemilih secara otomatis telah terekapitulasi di sistem yang ditunjukkan oleh program diagram batang real count yang dapat disaksikan langsung bersama-sama.




Dari result real count melalui proyektor terlihat total DPT sebanyak 266 pemilih. Hanya 54 pemilih yang tidak berpartisipasi memberikan hak pilihnya. Ini berarti tingkat partisipasi pemilih sebanyak 79,7 persen atau berjumlah 212 pemilih. Jumlah tersebut, terdistribusikan merata ke masing-masing kandidat.

Paslon nomor urut 1, Keyla Sakila (XI-1) dan Naila Izzati (XI-1) memperoleh 27,4 persen = 58 suara. Paslon nomor urut 2, Fairizul Ammar (XI-2) dan Amir Hamzah (XI-2) memperoleh 23,1 persen = 49 suara. Dari Paslon nomor urut 3, Ita Safitri (X-1) dan Siti Fakhriah Nurul (X-1) mendapatkan 14,6 persen = 31 suara. Sedang Paslon nomor urut 4, Nizar Fery Amali (XI-1) dan Rifatul Mufinah (X-1) memperoleh 34,9 persen = 74 suara.

Dari pantauan real count sempat beradu dramatis suara. Pasalnya, antara Paslon nomor urut 1 dan 2 sejak dari awal bersaing saling menempati papan atas. Sementara 2 Paslon lainnya berjalan stagnan. Namun dari rombongan terakhir pemilih dari kelas XII saat memberikan hak pilihnya, justru menjadi titik balik bagi julukan Paslon 'kuda hitam' dari nomor urut 4 ini. Perolehan suaranya melejit drastis dan bertransisi signifikan meninggalkan semua suara Paslon lainnya.

Dengan demikian Paslon dari nomor urut 4, yaitu, Nizar Fery Amali (XI-1) dan Rifatul Mufinah (X-1), lebih unggul dari para pesaingnya dan berhasil menjadi ketua dan wakil ketua terpilih OSIS SMA Negeri 1 Sapeken masa bhakti 2025/2026. Pasangan ini dianggap paling mampu menawarkan program yang realistis sekaligus inspiratif. Banyak siswa merasa visi misi mereka paling dekat dengan kebutuhan nyata di sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S, M.Pd, memberikan apresiasi hangat sekaligus ucapan selamat kepada pasangan terpilih. Beliau menekankan bahwa kemenangan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Tentu saja, kemenangan ini bukan akhir, tapi justru awal dari perjalanan mereka untuk membuktikan janji-janji kampanye. Sementara kepada pasangan kandidat lain, bapak juga turut mengapresiasikan, karena sudah berani tampil, bersaing sehat, dan memberikan warna dalam proses demokrasi di sekolah. Bapak memohon agar tetap sama-sama saling mendukung, berpartisipasi dan bekerja sama dalam setiap kegiatannya," tutupnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)


Tuesday, September 30, 2025

Tim Vokal SMA Negeri 1 Sapeken Raih Juara Harapan 2 Lomba Paduan Suara Mars Jawa Timur Se-Kabupaten Sumenep Tahun 2025

SMAKEN POST - Tim vokal SMA Negeri 1 Sapeken kembali mengirim delegasi untuk berlaga mengikuti lomba Paduan Suara Mars Jawa Timur dalam rangka hari jadi provinsi Jawa Timur ke-80 tahun 2025. Lomba antar pelajar tingkat SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Jawa Timur tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Mekanisme lomba berawal melalui seleksi masing-masing Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten setempat. Kemarin, Ahad, 28 September 2025, 1 tim vokal SMA Negeri 1 Sapeken terdiri dari 1 siswa dirigen dan 24 penyanyi, telah mengirim dalam bentuk video yang disiarkan via link YouTube ke Cabdin Pendidikan wilayah Kabupaten Sumenep. Saat itu, sekalian memperoleh penilaian dari tim juri berupa teknik vokal, kekompakan, penghayatan, dan koreografi. Pada esok harinya menetapkan pemenang lomba sebagai 1 perwakilan Kota/Kabupaten menuju tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tim vokal siswa-siswi SMA Negeri 1 Sapeken di antaranya, Nazwa Riski Kamila (XII-3), Habib Riski Amali (XII-1), Firas Tijany Adnin (XII-1), Agam Satriya Naraendra (XI-1), Aini Najwa Fitriani (XI-1), Niratul Ilmiyah (XI-1), Vaura Surya Safitri (XI-1), Zaimatul Alya (XI-1), Jahratussita (XI-1), Radif Gifran Hamzah Prawira (XI-1), Khofifah (XI-1), Naila Izzati (XI-1), Mawaddatul Hasanah (XI-3), Nitatus Safira (X-1), Rifatul Mufinah (X-1), Ita Safitri (X-1), Siti Fakhriyah Nurul Fadhilah (X-1), Novita Selfiana (X-1), Dainatul Husna (X-1), Andra Pratama Al-Makky (X-1), Mohammad Iqbal Ayasi (X-1), Wifaq Yusriatin (X-2), Nur Alifa (X-3), Sakina Sulistiyani (X-3), dan Rendi Agus Pratama (X-3).

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S. S., M.Pd, menyampaikan apresiasinya kepada para siswa yang telah berpatisipasi pada perlombaan ini dengan penampilan terbaik yang penuh semangat dan perjuangan.
“Dengan hanya berhasil menjadi juara harapan 2, tetap bersyukur dan bangga karena para siswa kita bisa menunjukkan kemampuan dan kreatifitas terbaiknya,” tandasnya.

Pembina yang berperan penting dalam keberhasilan ini adalah Achmad Syarif Hidayat, S.Pd, dengan sabar membimbing, memotivasi setiap anggota tim dan mengungkapkan harapannya, “Semoga dengan keikutsertaan para siswa pada perlombaan paduan suara ini bisa menjadi daya tarik untuk para siswa lainnya dalam memunculkan dan menggali bakat-bakat yang terpendam pada siswa," ungkapnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST).

Tuesday, September 23, 2025

SMAN 1 Sapeken Gelar Pengimbasan SPMI dan Si Mantab untuk SMA Swasta Sekecamatan Sapeken

 

SMAKEN POST – SMAN 1 Sapeken menjadi tuan rumah kegiatan pengimbasan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus pengenalan aplikasi Si Mantab yang digagas oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Fujianto, S.S., M.Pd., dan diikuti oleh kepala sekolah serta operator dari lima SMA swasta di Kecamatan Sapeken. Kemarin, Rabu, 24 September 2025 di depan ruang lobi kepala sekolah.

Sekolah yang hadir antara lain SMA IPB Pagerungan Besar, SMA NU Skala, SMA Sabilul Muttaqin Sadulang Besar, SMA Luqmanul Hakim Sadulang Besar, dan SMA Nurul Hasan Sabuntan.

Acara dimulai dengan pemaparan materi tentang pentingnya peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Salah satu topik yang menjadi perhatian utama adalah pengenalan 8 Standar Nasional Pendidikan, yang kemudian berkembang menjadi diskusi hangat di antara para peserta.


Dalam sesi praktik, setiap sekolah bersama operator membuka raport pendidikan masing-masing melalui akun Si Mantab. Aplikasi yang disediakan BBPMP Jatim ini menampilkan capaian mutu pendidikan sekolah dalam bentuk indikator berwarna. Tampilan ikon merah menjadi sorotan peserta, karena menunjukkan capaian yang masih rendah dan perlu segera ditindaklanjuti.

“Dari indikator yang berwarna merah inilah kita mulai bergerak. Merah bukan berarti gagal, tapi tanda untuk segera mencari solusi bersama demi perbaikan ke depan,” jelas Fujianto dalam arahannya.

Melalui kegiatan pengimbasan ini, diharapkan sekolah-sekolah swasta di wilayah Sapeken dapat semakin terarah dalam merancang program peningkatan mutu pendidikan, serta mampu memanfaatkan Si Mantab sebagai instrumen evaluasi dan perencanaan berbasis data.

Kegiatan berlangsung penuh antusias, dengan komitmen bersama untuk membawa pendidikan di Kepulauan Sapeken menuju standar mutu yang lebih baik. (fujianto) 

Thursday, September 11, 2025

REVITALISASI 2025

 

SMAN 1 Sapeken mendapatkan bantuan revitalisasi 2025 yaitu rehab 4 ruang kelas, rehab lab IPA, rehab asrama dan pembangunan kamar mandi

Wednesday, September 3, 2025

Monev Double Track SMA Negeri 1 Sapeken Oleh ITS Tahun 2025

 

SMAKEN POST - Sesuai berita acara, penyelenggara program Double Track (DT) SMA Negeri 1 Sapeken telah menjalankan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di hari Selasa, 02 September 2025. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur, bekerja sama dengan tim DT dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dipandu oleh Miftahul Walid. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, dimana Miftahul lebih menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam memberikan pelatihan terbaik kepada masing-masing Kelompok Usaha Siswa (KUS) seperti DT SMA Negeri 1 Sapeken.

Penyelenggara program DT SMA Negeri 1 Sapeken memiliki produk unggulan Tata Boga seperti produk Roti Pisang, Roti Coklat, Abon Ikan, juga Tata Boga makanan ringan dan minuman. Sementara dari Tata Busana membuat berbagai produk Tas Anyaman, dan Gantungan Kunci dari bahan kain flanel.

Seperti yang diharapkan, Monev ini bertujuan untuk memantau dan menilai efektivitas program pelatihan dan pencapaian siswa. Kemarin itu, hasil yang diperoleh jika KUS DT SMA Negeri 1 Sapeken telah membuktikan perkembangan keterampilan yang signifikan.

Pada produk unggulan Tata Boga, KUS berhasil membuat berbagai jenis kue dan makanan, serta aneka rasa minuman. Tidak hanya renyah secara rasa tetapi juga menarik secara visual. Hal ini membuktikan bahwa program pelatihan ini telah memberikan bekal yang kuat bagi siswa untuk berkarya di industri kreatif.

Di sisi KUS Tata Busana, lebih fokus pada keberhasilan penguasaan teknik pembuatan Tas Anyaman. Terbukti berbagai produk Tas Anyaman yang dihasilkan mampu mengaplikasikan konsep estetika yang modern dan sesuai dengan trend terkini. Sehingga layak memiliki nilai jual yang tinggi di kalangan wisatawan manca negara. Hasil produk unggulan tersebut, merupakan produk lokal yang biasa dikirim ke obyek wisata daerah Bali.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui fasilitator DT, Tahta Amrillah, S.S, menyampaikan, bahwa siswa-siswi yang tergabung di KUS DT ini tidak hanya mendapatkan bekal pembelajaran pelatihan produk. "Mereka juga mendapatkan cara berwirausaha hingga bagaimana cara memasarkan produk yang tepat dengan memanfaatkan adaptasi teknologi. Sehingga nantinya dapat lebih siap bersaing di dunia kerja dengan keterampilan yang unggul dan inovatif," tambahnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)



Tuesday, September 2, 2025

Buntut Ricuh Aksi Demo, Warga SMA Negeri 1 Sapeken Gelar Istighosah Dan Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa Dan Negara

 

SMAKEN POST - Buntut ricuh aksi demo, ratusan siswa-siswi yang diikuti oleh para dewan guru dan staf TU SMA Negeri 1 Sapeken menggelar doa bersama dan istighosah untuk Keselamatan Bangsa dan Negara. Kemarin, Senin, 01 September 2025 di lapangan futsal - halaman sekolah. Kegiatan diawali dengan sholat dhuha berjamaah kemudian dilanjutkan istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Rasik, S.Pd.

Dalam untaian doa yang dipanjatkan, Ia mengajak seluruh warga sekolah yang berada dalam barisan doa dan dzikir, tundukkan hati, rendahkan jiwa, bersama-sama memohon kepada Allah SWT, mengetuk pintu langit agar bangsa dan negara senantiasa aman dan damai.

Kegiatan istighosah dan doa bersama yang dimulai pukul 07.00 WIB ini, suasananya tampak khusyuk dan penuh khidmat. “Kurangi kegiatan di luar rumah. Tugas kita tetap belajar, tidak perlu ikut-ikutan memperkeruh suasana apa yang sedang ramai sekarang,” pungkasnya.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui asisten kesiswaan, Jamil Hamzah, S.Pd, juga meminta para wali kelas agar mendata siswa-siswi yang mengikuti kegiatan istighosah dan doa bersama hari ini.

"Jangan terprovokasi untuk mengikuti kegiatan yang berujung negatif dan merugikan orang lain. Mari kita sama-sama untuk menjaga nama baik sekolah. Mohon patuhi perintah dari orang tua dan guru kalian," tambahnya.

Kegiatan istighosah dan doa bersama di SMA Negeri 1 Sapeken selesai sekitar pukul 08.20 WIB dan siswa kembali melanjutkan kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam doa yang dilantunkan, terselip harapan besar agar para pemimpin negeri senantiasa diberi petunjuk untuk berlaku adil, rakyat dijauhkan dari fitnah dan perpecahan, serta Indonesia tetap teguh berdiri di atas persatuan. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)


Tuesday, August 26, 2025

Dua Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Rebut Juara 1 Lomba MTQ Dan Adzan Di HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun 2025


SMAKEN POST - Prestasi membanggakan selalu mengalir direbut oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Sapeken. Kali ini giliran dalam ajang lomba religi di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kemarin, Ahad - Senin malam, 24 - 25 Agustus 2025 di pendopo kecamatan Sapeken.

Lomba religi yang digelar selama dua malam berturut-turut tersebut, berhasil diraih oleh Niratul Ilmiah (XI-1) sebagai juara 1 dalam kategori lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Nira (sapaan akrabnya) membacakan Al-Qur'an Surah : Al-Isra' : 1- 4 dan QS. An-nisa : 51-55.

Sementara itu, Firas Tijany Adnin (XII-1) juga berhasil meraih juara 1 dalam kategori lomba Adzan. Siswa yang biasa akrab dipanggil Firaz ini, mengumandangkan lagu Adzan dengan meniru nada Adzan Kurdi.

Masing-masing dari kategori lomba ini, mempertemukan puluhan pelajar terbaik tingkat SMP/MTs/SMA/MA sekecamatan Sapeken dan sekitarnya. Tim religi SMA Negeri 1 Sapeken tampil memukau dan membuktikan kemampuan di tengah persaingan yang ketat.

Alhasil, kemampuan membaca Al-Qur'an dan mengumandangkan Adzan dengan suara merdu dan tajwid yang benar, Alhamdulillah membuat keduanya berhasil menarik perhatian dewan juri dan menduduki posisi terhormat dalam lomba tersebut.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui asisten kesiswaan, Farah Aidil Fitri, S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian kedua siswa tersebut. "Alhamdulillah, Nira dan Firaz sudah berlatih dengan maksimal, dan hasilnya sangat membanggakan. Kami senantiasa berkomitmen untuk mengembangkan bakat, minat, serta potensi siswa-siswi kami, tak terlewatkan pula untuk berprestasi dalam bidang religi," ujarnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Sunday, August 24, 2025

UCAPAN BELASUNGKAWA

Telah berpulang ke rahmatullah seorang siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Sapeken, Ananda Zainal Faqih, pada harı Senin, 25 AÄŸustus 2025, pukul 07. 00 WIB di rumah duka dusun Kota Raya Sapeken. 

Kami segenap Keluarga SMA Negeri 1 Sapeken turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga amal dan perbuatan Almarhum diterima disisi Allah SWT, dan Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Aamiin ya rabbal alamiin.

Dari pihak sekolah mewakilkan kepada Waka Kesiswaan dan Humas, turut mendampingi Wali Kelas, siswa perwakilan kelas, dan OSIS, telah menyantuni ke rumah duka untuk melayat dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dari pihak sekolah mewakilkan kepada Waka Kesiswaan dan Humas, turut mendampingi Wali Kelas, siswa perwakilan kelas, dan OSIS, telah menyantuni ke rumah duka untuk melayat dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. (red) 


 


Saturday, August 16, 2025

24 Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Borong Sebagai Pasukan Paskibraka HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tingkat Kecamatan

 

SMAKEN POST - Sebanyak 24 siswa SMA Negeri 1 Sapeken boleh bernafas lega, setelah sukses menjalankan tugas formasi Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pada pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kemarin, Ahad, 17 Agustus 2025 di tanah lapang Abu Hurairah Sapeken, pukul 07.00 WIB - selesai. Sementara upacara penurunan bendera merah putih, dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB - selesai.

Pasalnya, jumlah mereka berawal dari 30 peserta bersaing untuk mengisi 25 pasukan formasi 8 dan formasi 17 paskibraka. Setelah dua hari menjalankan proses seleksi, jumlah mereka menjadi 24 pasukan terbaik yang terdiri dari 14 siswa dan 10 siswi. Ini berarti, mereka hanya menyisakan 1 kuota buat sekolah lain, yaitu, 1 santri dari asal MA Abu Hurairah Sapeken. Selanjutnya, selama sebulan penuh mereka telah melewati latihan intensif menjadi pasukan Paskibraka di tingkat kecamatan Sapeken.

 

Proses seleksi sudah dilakukan ini, mencakup beberapa aspek penting, seperti postur tubuh, kedisiplinan, keterampilan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, serta kesehatan jasmani dan rohani. Untuk menjamin kelayakan peserta dari sisi kesehatan, proses seleksi ini melibatkan tim medis dari Puskesmas Sapeken yang melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh peserta. Proses seleksi juga mendapat pendampingan langsung dari instansi Polsek dan Koramil Sapeken yang sekalian bertugas memberikan pelatihan teknis dan penilaian kompetensi lapangan.

Berikut nama-nama dari 24 pasukan asal siswa SMA Negeri 1 Sapeken yang mengisi formasi 8 dan formasi 17 paskibraka :

Formasi 8 Paskibraka :

1. Aldo Aprian Hadimulya kelas XII-2

2. Adelia Sulisa Sofa kelas XII-2

3. Ega Edria Saputra Negara kelas XI-1

4. Anil Affal Huliya kelas XI-2

5. Rifan Jibran Fatahillah kelas XI-2

6. R. Moh. Alga Ula Munif kelas XII-3

7. Amelia Azzahra kelas XII-1

8. Ahmat Nur Fauzi kelas XII-3 

Formasi 17 Paskibraka :

1. Radif Gibran Hamzah Prawira kelas XI-1

2. Ahmad Zibyan Anshori kelas XI-1

3. Nazihatur Roid kelas XI-1

4. Nizam Fikrillah kelas XII-2

5. Mario Marvel Padallean kelas XII-1

6. Iwan Ris Raju Pahman kelas XII-1 

7. M. Wildan kelas XII-3

8. Syaiful Islami Akbar kelas X-1

9. Lusi Indriani kelas XII-1

10. Zaimatul Alya kelas XI-1

11. Lutfiyana kelas XI-1

12. Putri Auliya kelas XI-2

13. Darajatul Auliya kelas XI-3

14. Juliana Pertiwi Esgio Putri kelas XI-3

15. Mita Sari kelas  X-1

16. Novita Selviana kelas X-2

Tidak hanya itu, Nizar Fery Amali kelas XI-1 terpilih menjadi bagian pasukan terbaik Paskibraka di tingkat Kabupaten Sumenep. Menanggapi hal tersebut, kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd  menyatakan rasa bangga dan bersyukur akan prestasi yang kembali berhasil diukir seperti saat ini. “Syukur Alhamdulilah. Memang benar siswa kita yang bernama Nizar Fery Amali termasuk menjadi bagian dari yang berhasil tersebut. Meski hanya satu siswa, namun hal ini tetap menjadi cerminan bahwasanya kualitas peserta didik SMA Negeri 1 Sapeken masih diperhitungkan dikancah kabupaten," ujarnya seraya mengimbuhkan ucapan selamat kepada semua siswa-siswi yang berhasil bertugas menjadi pasukan Paskibraka di kecamatan Sapeken. 

Bertolak dari sini, usai mengikuti upacara bendera, dikatakannya, seperti biasa para guru dan staf melakukan makan bersama. Kalau beberapa tahun sebelumnya memilih makan bersama di luar sekolah. Namun kali pertama ini berinisiatif mengelola masakan sendiri oleh chef sekolah. "Ini  'ketularan' karena habis makan kolak bersama di sekolah pada Jumat kemarinnya. Tapi betul berbeda kan suasananya. Kita yang mengelola sendiri kemudian dinikmati bersama yang tentu lebih luwes dan harmonis dalam menjalin keakraban sesama, " imbuhnya.

"Kalau begini kita bisa nambah. Tidak seperti saat makan di warung mau nambah tidak mungkin. Saya sudah sampai tiga kali nambah ini. Meski nanti tanpa makan siang tak masalah lah," celetuk Herman Fauzi selaku bagian CS sekolah. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Thursday, August 14, 2025

Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Sabet Juara 2 Lomba Lari Jauh 5000 Meter Di HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun 2025

 


SMAKEN POST - Prestasi cemerlang terus ditingkatkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Sapeken. Salah satunya dengan mengikuti bidang olahraga dalam ajang lomba Lari Jarak Jauh 5000 meter tingkat SMA/MA sekecamatan Sapeken dan sekitarnya.

Lomba Lari Jarak Jauh yang diikuti puluhan pelajar tersebut, digelar dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kemarin, Kamis, 14 Agustus 2025, pukul 08.00 WIB - selesai, melintasi sepanjang jalan raya Sapeken dengan berlari sejauh 2 kali keliling.

Dikonfirmasi, jarak keliling jalan raya Sapeken hanya berkisar 2,5 kilometer. Sehingga dengan 2 kali melakukan lari keliling penuh ini, total jarak yang ditempuh menjadi 5 kilometer atau 5000 meter. Start - finish lomba ini di kantor kecamatan Sapeken.

Dibawah bimbingan Guru Olahraga kelas XII, Ardian Yakub, S.Pd, SMA Negeri 1 Sapeken mampu melahirkan bibit unggul untuk cabang atletik. Salah satunya, Mohammad Akbar Agrahan (XII-3) peraih juara 2 dalam ajang lomba lari jarak jauh.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui Waka Kesiswaan, Mohammad Adib Baihaqi, S.Pd, mengatakan, pihak sekolah selalu memberikan kesempatan yang luas bagi siswa-siswinya untuk mengembangkan bakat dan minat ataupun potensi yang bisa dikembangkan.

"Siapapun siswa kita ikut sertakan baik di bidang akademik maupun non akademik salah satunya lomba di bidang olahraga ini. Kompetisi ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi peserta didik yang bertalenta," katanya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Wednesday, August 13, 2025

Lari Estafet 4x100 Meter Putra SMA Negeri 1 Sapeken Raih Juara 1 dan 2

SMAKEN POST - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para siswa SMA Negeri 1 Sapeken dalam ajang kejuaraan olah raga di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 ini. Dua dari tiga tim lari estafet 4x100 meter putra sekolah berhasil meraih juara 1 dan 2. Tim juara 1 tersebut, Firas Tijany Adnin (XII-1), Aura Samudra (XII-2), Fahrizul Ammar (XI-2), Nabiullah (X-2). Sedang dari juara 2, Amir Hamzah (XI-2), Moh. Amin (XI-1), Fadliaturrahman (XI-3), Ikram Anwar (XI-1). 


Tim Juara I

Kejuaraan yang digelar di jalan raya Sapeken hingga finish di kantor kecamatan tersebut, kemarin, Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 08.00 WIB - selesai, telah mempertemukan para atlet pelajar terbaik dari seluruh penjuru tingkat SMA/MA sekecamatan Sapeken. Tim estafet putra SMA Negeri 1 Sapeken tampil dengan penuh semangat dan solid, unjuk dan membuktikan kemampuan di tengah persaingan yang ketat.


Tim Juara II

Guru olahraga Irham Dely Martayub, S.Pd, dan Feri Medianto, S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, kerja keras siswa terbayar dan telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan-kesuksesan berikutnya,” ujar mereka.


Kepala sekolah SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. “Prestasi membanggakan ini membuktikan jika siswa kita mampu bersaing tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga. Kami sangat bangga dan akan terus mendukung pengembangan bakat siswa. ”Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan diri dan membawa nama baik sekolah melaju ajang kompetisi lainnya," harapnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Monday, August 11, 2025

Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Torehkan Juara 1 & 2 Lomba Baca Puisi Tingkat Kecamatan Sapeken

SMAKEN POST – Dua duta siswa yang disyaratkan panitia lomba baca puisi dari SMA Negeri 1 Sapeken kembali menorehkan prestasi membanggakan, yaitu Agam Satriya Naraendra kelas XI-1 juara 1 dan Nur Alifa kelas X-1 sebagai juara 2 lomba membaca puisi Kemerdekaan tingkat kecamatan Sapeken. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia kecamatan Sapeken dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, kemarin malam, Ahad, 10 Agustus 2025, dimulai dari pukul 19.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB pemenang lomba langsung diumumkan para juri di pendopo kecamatan setempat. Lomba dalam mengembangkan kemampuan terhadap dunia sastra ini diikuti oleh puluhan siswa SMA/MA sekecamatan Sapeken dan sekitarnya.


Lomba membaca puisi diselenggarakan dengan tujuan untuk pembinaan dalam mengekspresikan minat, bakat, dan kreativitas siswa, serta untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan rasa nasionalisme pelajar. Para peserta lomba membacakan puisi wajib yang berjudul “Pahlawan Tak Dikenal” karya Toto Sudarto Bachtiar yang telah disediakan panita. 

Secara garis besar puisi tersebut  menceritakan  tentang perjuangan dan pengorbanan pahlawan yang tidak dikenal namanya, tetapi telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. Puisi ini menggambarkan betapa pahlawan tak dikenal telah berjuang dengan gigih dan rela berkorban demi kemerdekaan dan kebaikan bangsa. Mereka bukanlah pahlawan terkenal atau memiliki nama besar, tetapi mereka yang telah melakukan perbuatan baik dan berani mengambil risiko untuk kebaikan orang lain.

Selain membacakan puisi wajib, Agam Satriya Naraendra juga membacakan puisi pilihan dengan judul "Doa Seorang Serdadu Sebelum Perang" Karya W.S. Rendra . Sementara Nur Alifa dalam membacakan puisi pilihannya berjudul "Balada Sang Pejuang" Karya Djoko Saheer. 

“Alhamdulilah, dengan berbekal pengalaman dan latihan yang intensif yang dilaksanakan akhirnya membuahkan hasil yang maksimal. Juga terima kasih kepada bapak Farah Aidil Fitri, S.Pd dan bapak Jamil Hamzah, S.Pd selaku asisten kesiswaan yang sudah mendampingi kami hingga akhir acara lomba," tutur mereka berdua. 

Kedua siswa tersebut, menambahkan, semoga dengan prestasi ini dapat memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Sapeken untuk selalu mengembangkan minat dan bakat sesuai kemampuan serta berkontribusi positif melalui prestasi untuk kemajuan Sekolah. (Crew SMAKEN POST)

Sunday, August 10, 2025

Lagi, Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Torehkan Juara 1 & 2 Lomba Menyanyi Lagu Nasional Tingkat Kecamatan Sapeken


SMAKEN POST - Lagi, dua duta siswa SMA Negeri 1 Sapeken kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini berhasil keluar sebagai juara 1 dan 2 pada lomba menyanyikan lagu nasional tingkat kecamatan Sapeken. Dua siswa dari sekolah tersebut, yaitu, Diah Arum Safitri siswi berbakat kelas XII-2 sebagai juara 1. Dan Agam Satriya Naraendra kelas XI-1 sebagai juara 2.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia kecamatan Sapeken dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kemarin, malam Senin, 10 Agustus 2025, dimulai dari pukul 19.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB. Lomba dalam mengembangkan kemampuan terhadap dunia tarik suara ini diikuti oleh puluhan siswa SMA/MA sekecamatan Sapeken dan sekitarnya.

Prestasi ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan cinta tanah air dapat ditumbuhkan melalui lomba menyanyi lagu nasional. Para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal yang baik, tetapi juga penghayatan dan penjiwaan terhadap lagu yang dibawakan.

Para peserta lomba menyanyikan lagu wajib yang dapat dipilih, yaitu, "Bagimu Negeri" karya Kusbini, "Syukur" karya H. Mutahar, "Gugur Bunga" karya Ismail Marzuki. Sementara untuk lagu Pilihan yang juga bebas memilihnya, yaitu, "Tanah Airku" karya Ibu Sud, "Maju tak gentar" karya C.Simanjuntak.

Saat lomba, Diah Arum Safitri menyanyikan lagu wajib "Gugur Bunga" dengan memilih lagu bebas "Tanah Airku". Sedang Agam Satriya Naraendra menyanyikan lagu wajib "Bagimu Negeri" dengan memilih lagu bebas "Maju Tak Gentar". "Kepada generasi muda agar tidak takut untuk mencoba, harus selalu percaya diri untuk membangun karakter dan selalu belajar dari pengalaman seseorang," pesan mereka.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M. Pd melalui Syarif Hidayat, S.Pd, selaku guru pembina musik, turut mengapresiasikan atas keberhasilan mereka berdua. “Prestasi yang diraih ini adalah langkah awal untuk menuju kompetisi yang lebih tinggi nantinya. Mereka memang punya talenta untuk mencapai prestasi yang lebih besar dalam bakat musik, tentu harus dibarengi dengan semangat yang tinggi mereka terus berlatih dalam meningkatkan kemampuannya," pungkasnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Monday, August 4, 2025

Siswi SMA Negeri 1 Sapeken Juara lomba Video Tiktok BNN Tembus 34 Ribu Lebih Viewer

SMAKEN POST — Para siswi SMA Negeri 1 Sapeken berhasil meraih juara kedua pada ajang lomba video Tiktok dengan menyanyikan lagu mars BNN yang digelar pada tanggal 19 Juni - 31 Juli 2025 lalu. Sedang pengumuman lombanya baru kemarin, Ahad, 3 Agustus 2025. Adapun lomba ini diikuti oleh seluruh SMP, SMA, SMK, MTs dan MA sekabupaten Sumenep.



Lomba menurut kreasi masing-masing ini, diwakili oleh siswi Wifaq Yusriatin (X1), Rifatul Mufinah (X1), Ita Safitri (X 1), Novita Selfiana (X 2), dan Siti Fahriah Nurul Fadilah (X 2) berhasil memenangi lomba ini atas kreatifitasnya membuat video Tiktok hingga viewernya mencapai  34 ribu lebih, like berjumlah 3 ribu lebih, dan komentar mencapai sekitar 600.

Mereka mengucapkan terimakasih dengan diadakannya ajang lomba Video Tiktok yang diprakarsai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep ini. “Kami merasa bangga bisa mengikuti lomba ini, dan Alhamdullillah kami bisa menjadi juara kedua, setelah menyisihkan sekolah sekolah lain di Sumenep,” ujar Rifatul Mufinah mewakili.

Begitu pula dengan Ita Safitri mengatakan, sukses selalu buat Badan Narkotika Nasional Sumenep yang berhasil mengadakan lomba Video Tiktok dengan menyanyikan lagu mars BNN ini. “Semoga ke depan, BNN Sumenep kembali menggelar kegiatan seperti ini lagi. Dan ini menjadi motivasi kami agar bisa lebih sering lagi membuat video Tiktok yang sifatnya mendidik namun juga menghibur,” ujarnya.

Padahal, ketika lomba digelar, mereka berlima dari siswi gabungan kelas X yang saat itu masih sebagai calon peserta MPLS di sekolah setempat. Meski begitu, mereka tampil percaya diri dan terobsesi untuk ikut berkontribusi ke sekolah melalui prestasi. "Kami tak semata perlu dipuji. Tapi memang harus diuji. Bahwa kami meskipun baru juga bisa berkontribusi ke sekolah dengan berprestasi. Kami harap akan diikuti oleh teman-teman lain nantinya," harap mereka kompak. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST).

Sunday, July 20, 2025

"Alhamdulillah Masih Berbuah Manis," SMA Negeri 1 Sapeken Juara 3 Lomba Gerak Jalan Kreasi Tingkat Kecamatan

SMAKEN POST - SMA Negeri 1 Sapeken puteri berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet juara 3 terbaik dalam ajang lomba Gerak Jalan Kreasi tingkat SMA/MA se-Kecamatan Sapeken. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia Pemerintah Kecamatan Sapeken sebagai bagian dari rangkaian agenda HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025.

Semua tim start di pendopo kecamatan Sapeken melintasi sepanjang jalan raya. Dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, bergerak ke arah barat jalan memutar hingga berakhir kembali ke finish di pendopo Kecamatan Sapeken. Sebagai penilaian juri saat menyusuri jalan, mereka harus melewati 3 pos untuk beratraksi sesuai kreatif masing-masing regu.

Lomba gerak jalan kreasi yang digelar pada tanggal 18 Agustus 2025 tersebut, diikuti oleh 15 regu pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kecamatan Sapeken. Setiap tim ditantang untuk menunjukkan kekompakan, kerapian barisan, ketepatan waktu, dan kreatifitas, serta semangat nasionalisme dalam baris-berbaris.

Pemenang tim puteri bernomor dada 103, dari 4 regu masing-masing 2 putera dan 2 puteri SMA Negeri 1 Sapeken ini, tampil memukau berseragam pramuka dengan pesona asesoris tali komando variasi nastel-nestel. Dipadu bercorak pilinan sirkuit berwarna kuning dengan line tengah warna merah. Mereka beraksi dengan formasi kreatif dan rapi, gerakan kompak, dan semangat juang yang menginspirasi para penonton serta dewan juri. Tentu saja karena dengan latihan yang intensif selama beberapa pekan terakhir, regu dari gabungan kelas X terdiri 14 peserta ditambah 1 komandan ini, mampu menunjukkan performa terbaiknya di tengah persaingan yang sangat ketat.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Betapa prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, pembina, dan seluruh pihak yang terlibat. Semua tim sudah menunjukkan perjuangan maksimal. "Dengan semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa dengan gigih dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah," ujarnya.

"Terik sinar matahari tidak menjadi penghalang untuk berlatih mempersiapkan fisik, mental, serta menentukan ide kreasi dalam ketrampilan baris berbaris. Jauh hari sebelum lomba telah kami persiapkan. Tidak hanya siang hari kami latihan. Bahkan di malam hari setelah Isya' kami gunakan waktu latihan. Alhamdulillah masih berbuah manis," tutur 1 siswi pemenang lomba ini, Nikita Apriliana. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Wednesday, July 9, 2025

Air Tawar di SMAN 1 Sapeken: Inovasi Kecil yang Mengubah Wajah Pendidikan

 


Di ujung timur Pulau Madura, tersembunyi sebuah kisah sederhana namun menginspirasi dari SMAN 1 Sapeken. Berdiri sejak tahun 2002 di wilayah kepulauan yang terpencil, sekolah ini selama lebih dari dua dekade bergumul dengan satu persoalan mendasar: kekurangan air tawar. Air asin menjadi bagian dari keseharian siswa—bukan karena pilihan, tetapi karena keadaan. Air yang tersedia selama ini bersumber dari sumur dengan kadar garam tinggi. Tidak hanya mengganggu kenyamanan saat beribadah dan kegiatan belajar mengajar, tapi juga membuat aktivitas dasar seperti menggunakan toilet menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. "Saya tidak ikut salat berjamaah karena air wudhunya asin, bikin mata perih," ujar seorang siswa kepada guru mereka. “Saya ijin mau pulang untuk ke kamar mandi” ujar siswa yang lain. Keluhan sederhana itu menjadi titik balik yang memicu lahirnya inovasi besar dari sekolah kecil ini.

 

Masalah yang Terabaikan

 

Masalah air asin di SMAN 1 Sapeken bukan hal baru. Namun selama ini, kondisi itu diterima sebagai "kenormalan" hidup di pulau. Siswa terbiasa pulang ke rumah hanya untuk buang air, bahkan membeli air mineral untuk keperluan sanitasi pribadi. Ini tidak hanya menurunkan kenyamanan, tetapi juga mengganggu proses belajar.

Melihat urgensi tersebut, kepala sekolah bergerak cepat. Keluhan siswa diverifikasi kepada warga sekolah lain, hingga akhirnya diputuskan bahwa masalah ini tak bisa dibiarkan.

Dari Musyawarah Hingga Gotong Royong

 

Solusi dimulai dari hal paling sederhana: rapat guru. Dalam musyawarah, disepakati bahwa sekolah perlu mencari sumber air tawar yang bisa dimanfaatkan. Kepala sekolah bersama tim kemudian melakukan penjajakan ke masyarakat sekitar, dan sambutan pun tak terduga: tujuh warga bersedia menawarkan sumur pribadi mereka untuk digunakan sekolah.

Setelah melalui seleksi, satu sumur terbaik dipilih. Lokasinya strategis, dan kualitas airnya paling layak untuk kebutuhan sekolah.

Tanpa menunggu bantuan besar, sekolah membeli pipa paralon dan memanfaatkan mesin pompa air lama (Sanyo) yang ada. Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong antara guru, siswa, dan warga sekitar.


Hasilnya? Untuk pertama kalinya dalam 23 tahun, air tawar mengalir di sekolah.

 

 

 

Perubahan yang Nyata

 

Inovasi ini bukan hanya soal air. Ini tentang mengembalikan martabat siswa dalam menjalani kehidupan sekolah.

•   Siswa kini nyaman beribadah.

•   Tidak ada lagi izin mendadak untuk pulang ke rumah karena ingin ke toilet.

•   Kegiatan belajar-mengajar berjalan lebih lancar.

•   Kebersihan sekolah meningkat drastis.

•   Banyak tanaman hias yang mulai hidup

•   Dan yang terpenting: partisipasi warga dalam pendidikan terasa nyata.

 

Memanusiakan Pendidikan

 

Inovasi pengadaan air tawar ini mungkin tampak sederhana di mata luar. Tapi di Sapeken, ini adalah lompatan besar. Ia menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai dan kurikulum, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap kebutuhan dasar anak-anak.

Kepala sekolah menyebutnya sebagai upaya untuk memanusiakan pendidikan, sebuah frasa yang mungkin terlalu sering didiskusikan namun jarang keberpihakannya pada hari ini.

SMAN 1 Sapeken berharap langkah kecil ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain, khususnya di daerah-daerah kepulauan dan  terpencil yang menghadapi tantangan serupa. Karena sejatinya, inovasi bukan soal teknologi tinggi, tetapi tentang keberanian untuk peduli terhadap mahluk hidup dan alam sebagai ciptaan Allah SWT.

 

Penulis: Fujianto, S.S., M.Pd

 

Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken