Sunday, August 30, 2026
Wednesday, August 26, 2026
Khidmat Dan Bersahabat, SMAN 1 Sapeken Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M
Sunday, May 3, 2026
PENGUMUMAN KELULUSAN SMAN 1 SAPEKEN TAHUN AJARAN 2025/2026
Diharapkan seluruh siswa dapat mengakses pengumuman tersebut sesuai waktu yang telah ditentukan.
Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dengan baik. Semoga hasil yang diperoleh menjadi langkah awal menuju kesuksesan di masa depan.
Terima kasih atas kerja keras, doa, dan dukungan dari semua pihak.
Pengumuman dapat diakses
Kepala SMA Negeri 1 Sapeken
Sunday, November 30, 2025
Guru Inspiratif SMA Negeri 1 Sapeken, Raih Penghargaan Gubernur Pemprov Jatim
SMAKEN POST - Prestasi gemilang kembali menyorot SMA Negeri 1 Sapeken. Penghargaan kali ini untuk Hasmidi, S.Pd, seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah satu dari enam yang termasuk mendapatkan penghargaan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai guru inspiratif dan berprestasi dari berbagai jenjang.
"Alhamdulillah, Berkat dukungan keluarga besar SMAKEN. Semua karya saya berupa buku mulai tahun 2013-2025 ada 39 judul buku solo dan antologi mendapat akumulasi penilaian sangat baik yang dilakukan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur," ujarnya syukur.
Penghargaan tersebut, langsung diserahkan sendiri oleh Khofifah yang turut hadir di hari puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional 2025 tingkat Jawa Timur di Exhibition Hall Grand City Surabaya. Acara yang berlangsung meriah ini dikemas apik nan khidmat oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Kemarin, Senin, 01 Desember 2025, dimulai dari pukul 10.00 WIB - selesai. Ribuan guru dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti acara bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.
Seperti yang dikutip, penghargaan itu menjadi bentuk terima kasih Pemprov Jatim atas dedikasi dan inovasi para guru. Khofifah juga mendoakan seluruh guru agar selalu mendapat keberkahan. Setiap penerima penghargaan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. “Para guru-guru yang mulia, mudah-mudahan panjenengan (anda) semua dibahagiakan oleh Allah. Amin. Bahagia dunia, bahagia akhirat,” ujar Khofifah dalam sambutannya.
Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, tak luput memberikan apresiasi kepada guru yang berprestasi ini. Penghargaan atas prestasi tersebut, tentu tidak hanya soal hadiah individu semata, melainkan sebuah pengakuan bagi upaya keras dalam menginspirasi generasi muda dengan berbagai karya dan semangat berinovasi.
"Kepada seluruh warga SMAKEN, inovasi dan komitmen adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mengasah potensi dan membangun karakter. Semoga penghargaan ini akan menjadi cambuk, sehingga dapat memicu semangat pendidik lainnya untuk mengasah prestasi yang lebih cerah," ujarnya penuh harap. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST).
Saturday, November 15, 2025
Kacabdin Sumenep Gelar Pembinaan GTK di SMAN 1 Sapeken, Tekankan Pola Pikir Positif di Era AI dan Donasi Musolla
SMAKEN POST — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si, melaksanakan kegiatan pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di SMAN 1 Sapeken pada Sabtu, 15 November 2025. Dalam kunjungan resmi ini, didampingi oleh Kasi SMA, H. Rusli, M.Pd, dan Kasi SMK, H. Bahri Arofah, S.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh GTK SMAN 1 Sapeken serta para kepala sekolah SMA dan SMK swasta se-Kecamatan Sapeken.
Sejumlah satuan pendidikan yang turut hadir di antaranya SMA Islam Pagerungan Besar, SMA NU Skala, SMA Sabilul Muttaqin Sadulang Besar, SMA Luqmanul Hakim Sadulang Besar, SMA Nurul Hasan Sabuntan, dan SMKS Nurul Islam Sepangkur Besar. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung intensif dan komunikatif ini.
Kepala SMAN 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, membuka acara dengan memberikan ucapan selamat datang kepada Kacabdin beserta jajaran, yaitu Kasi SMA dan Kasi SMK. Ia menyebut Sapeken sebagai “pulau ibadah” dan menyampaikan harapannya agar pembinaan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kacabdin. Semoga pembinaan ini menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sapeken,” ujar Fujianto.
Pada sesi inti, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan materi bertema “Pola Pikir dalam Menghadapi AI bagi Generasi Z.” Beliau menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dihindari, sehingga pendidik harus membekali generasi muda dengan pola pikir adaptif, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam paparannya, Kacabdin memperkenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Kebiasaan tersebut dinilai sebagai pondasi penting bagi anak-anak Indonesia dalam menghadapi derasnya arus perubahan dan tantangan era kecerdasan buatan.
Menjelang akhir pemaparan, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur DR. Aries Agung Paewai S.STP., M.M. yang mengundang perhatian seluruh peserta, yaitu, “Posisimu di tempat kerja bersifat sementara, jabatan dan gelarmu terbatas, namun caramu memperlakukan orang lain akan selalu diingat.”
Pesan tersebut memberikan refleksi mendalam bagi para guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya karakter dan integritas dalam menjalankan tugas profesinya.
Suasana semakin hangat ketika Kacabdin memberikan donasi untuk pembangunan Musolla Arrahman SMAN 1 Sapeken. Aksi ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, yang menandai apresiasi besar atas kepedulian terhadap fasilitas spiritual sekolah.
Kegiatan pembinaan ditutup dengan optimisme bahwa seluruh peserta mampu menerapkan ilmu, inspirasi, dan nasihat yang diperoleh, guna memperkuat kualitas pendidikan di Kecamatan Sapeken. (fjt)
Friday, October 24, 2025
OSIS SMA Negeri 1 Sapeken Gelar Pemilos Tanpa Kertas Suara
SMAKEN POST - Pernah dengar Pemilu tanpa kertas suara? Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Sapeken sukses menggelar masa pencoblosan sebagai puncak dari program kerja Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS), kemarin, Jumat, 24 Oktober 2025 di depan teras ruang guru, di mulai dari jam 07.20 WIB - selesai. Kursi tertinggi di jabatan pengurus OSIS tersebut, diperebutkan oleh empat pasangan kandidat yang akan dipilih langsung oleh warga sekolah, meliputi dari seluruh siswa, dan dewan guru, serta para staf TU memilih secara antrian.
Selama sepekan sebelumnya, keempat pasangan kandidat ketua dan Wakil ketua OSIS tersebut, secara teknik telah melewati tahapan kualifikasi. Lalu dilanjutkan dengan acara kampanye visi misi dan dijadwalkan dengan kelonggaran waktu tiga hari untuk memikat hati para pemilih. Kemudian sehari sebelum pencoblosan mereka juga telah menempuh rangkaian acara debat kandidat.
Secara umum memang kegiatan Pemilos ini terlihat biasa dan sekilas sama dengan urutan rangkaian kegiatan Pemilos di sekolah lainnya. Tapi cobalah masuk ke dalam salah satu dari empat bilik suara. Jika mengingatkan di bilik pencoblosan tentu akan terlihat ada sepasang gabus dan paku yang digunakan untuk mencoblos di setiap bilik suaranya. Namun ada perbedaan yang cukup unik pada bilik suara kali ini. Tidak ada gabus atau paku, yang ada hanyalah sebuah laptop yang diletakkan di setiap bilik suara.
Mungkin orang yang tidak berasal dari warga sekolah tersebut akan merasa heran dan bertanya-tanya, "Kok pakai laptop? Dimana paku dan gabusnya?". Jawabannya, tidak ada. Pencoblosan pada Pemilos tahun ini bukan pencoblosan biasa. Tidak dengan paku dan gabus sebagai alasnya, melainkan dengan sebuah program yang sudah tersimpan pada setiap laptop yang berada di bilik.
Program ini dibuat langsung oleh kepanitiaan dari OSIS SMA Negeri 1 Sapeken untuk acara pencoblosan Pemilos tahun ini. Hanya dengan mengetikkan nomor daftar pemilih menjadi passwordnya, maka nama dan foto keempat kandidat pun langsung muncul di layar laptop. Setelah memilih salah satu dengan cara meng-klik foto kandidat yang bersangkutan, secara otomatis program akan kembali ke tampilan awal. Praktis, suara pemilih secara otomatis akan terakumulasi sendiri ke Pasangan Calon (Paslon) tanpa perlu menghitung lagi secara manual.
"Kami memang sengaja melakukan inovasi untuk kegiatan Pemilos pada tahun ini. Selain lebih efisien dalam hal waktu, tenaga, dan biaya, cara seperti ini juga lebih ramah lingkungan karena tidak menghabiskan banyak kertas," ungkap Mohammad Adib Baihaqi, S.Pd, Waka Kesiswaan yang juga selaku Pembina OSIS.
Rinanda Vivia Febriyanti, bakal menjadi demisioner OSIS tahun ini, mengungkapkan jika besar keinginan anggota OSIS bisa menggunakan cara pencoblosan serupa di tahun berikutnya. "Dengan cara ini, paling tidak kami sebagai pengurus OSIS telah menjadi pelopor untuk tahun-tahun selanjutnya agar lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Setelah semua warga sekolah menggunakan hak pilihnya, tak ada lagi momen penghitungan suara manual, begitu juga tak ada lagi teriakan sebutan suara sah atau tidak sah, kecuali bagi mereka yang tidak hadir saat memberikan hak pilihnya di bilik. Suara pemilih secara otomatis telah terekapitulasi di sistem yang ditunjukkan oleh program diagram batang real count yang dapat disaksikan langsung bersama-sama.
Dari result real count melalui proyektor terlihat total DPT sebanyak 266 pemilih. Hanya 54 pemilih yang tidak berpartisipasi memberikan hak pilihnya. Ini berarti tingkat partisipasi pemilih sebanyak 79,7 persen atau berjumlah 212 pemilih. Jumlah tersebut, terdistribusikan merata ke masing-masing kandidat.
Paslon nomor urut 1, Keyla Sakila (XI-1) dan Naila Izzati (XI-1) memperoleh 27,4 persen = 58 suara. Paslon nomor urut 2, Fairizul Ammar (XI-2) dan Amir Hamzah (XI-2) memperoleh 23,1 persen = 49 suara. Dari Paslon nomor urut 3, Ita Safitri (X-1) dan Siti Fakhriah Nurul (X-1) mendapatkan 14,6 persen = 31 suara. Sedang Paslon nomor urut 4, Nizar Fery Amali (XI-1) dan Rifatul Mufinah (X-1) memperoleh 34,9 persen = 74 suara.
Dari pantauan real count sempat beradu dramatis suara. Pasalnya, antara Paslon nomor urut 1 dan 2 sejak dari awal bersaing saling menempati papan atas. Sementara 2 Paslon lainnya berjalan stagnan. Namun dari rombongan terakhir pemilih dari kelas XII saat memberikan hak pilihnya, justru menjadi titik balik bagi julukan Paslon 'kuda hitam' dari nomor urut 4 ini. Perolehan suaranya melejit drastis dan bertransisi signifikan meninggalkan semua suara Paslon lainnya.
Dengan demikian Paslon dari nomor urut 4, yaitu, Nizar Fery Amali (XI-1) dan Rifatul Mufinah (X-1), lebih unggul dari para pesaingnya dan berhasil menjadi ketua dan wakil ketua terpilih OSIS SMA Negeri 1 Sapeken masa bhakti 2025/2026. Pasangan ini dianggap paling mampu menawarkan program yang realistis sekaligus inspiratif. Banyak siswa merasa visi misi mereka paling dekat dengan kebutuhan nyata di sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S, M.Pd, memberikan apresiasi hangat sekaligus ucapan selamat kepada pasangan terpilih. Beliau menekankan bahwa kemenangan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Tentu saja, kemenangan ini bukan akhir, tapi justru awal dari perjalanan mereka untuk membuktikan janji-janji kampanye. Sementara kepada pasangan kandidat lain, bapak juga turut mengapresiasikan, karena sudah berani tampil, bersaing sehat, dan memberikan warna dalam proses demokrasi di sekolah. Bapak memohon agar tetap sama-sama saling mendukung, berpartisipasi dan bekerja sama dalam setiap kegiatannya," tutupnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)
Tuesday, October 21, 2025
SMAN 1 Sapeken Gelar Acara Pisah Kenang untuk Bapak Kadarusman
Sapeken, 22 Oktober 2025 — Suasana haru menyelimuti lapangan SMAN 1 Sapeken pada Rabu (22/10/2025) saat sekolah melaksanakan acara pisah kenang untuk Bapak Kadarusman, salah satu pegawai yang telah mengabdi selama 22 tahun di SMAN 1 Sapeken.
Dalam sambutannya, Bapak Kadarusman tak kuasa menahan air
mata. Dengan suara bergetar, beliau menyampaikan rasa syukur sekaligus haru
atas perjalanan panjangnya selama mengabdi di SMAN 1 Sapeken.
“SK pensiun sudah saya terima dan saya mengucapkan terima
kasih atas kebersamaan dengan teman-teman TU, guru, dan siswa semuanya. Mohon
maafkan jika ada salah yang pernah saya lakukan,” ujar beliau sambil menitikkan
air mata.
Beliau juga sempat mengenang perjuangannya hingga diangkat
menjadi Pegawai Negeri Sipil, sebuah perjalanan yang penuh kerja keras dan
dedikasi. Dalam pesannya, Bapak Kadarusman berpesan kepada rekan-rekan Tata
Usaha agar selalu ikhlas dalam bekerja dan melayani seluruh kebutuhan guru,
siswa, serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan pendidikan di SMAN 1
Sapeken.
Secara terpisah disaat wawancarai, Kepala SMAN 1 Sapeken, Bapak Fujianto, S.S., M.Pd., menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas pengabdian panjang Bapak Kadarusman.
“Kami melepas Bapak Kadarusman dengan berat hati. Semoga
tali silaturahim yang telah terjalin selama ini tidak terputus, dan kami
berharap beliau berkenan membagikan keahlian memasaknya kepada teman-teman TU
dan guru muda,” ujar Bapak Fujianto.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Kepala Sekolah kepada Bapak Kadarusman, disusul pemberian kenang-kenangan dari para guru dan staf Tata Usaha yang diwakili oleh kepala TU Bapak Yusuf sebagai ungkapan terima kasih dan kenangan indah atas kebersamaan selama ini.
Suasana haru bercampur bahagia mengiringi momen perpisahan tersebut sampai acara puncak makan Bersama yang menandai akhir pengabdian panjang Bapak Kadarusman sekaligus awal baru dalam kehidupannya setelah purna tugas.
SMAN 1 Sapeken Gelar Upacara Peringatan Hari Santri 2025
Sapeken, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, SMAN 1 Sapeken Kabupaten Sumenep melaksanakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman sekolah pada Rabu (22/10/2025).
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Ardian
Yakub, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan sejarah lahirnya Hari
Santri di Indonesia yang berakar dari semangat perjuangan para ulama dan santri
dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. Ia juga mengajak seluruh peserta
upacara untuk meneladani semangat para santri dalam menuntut ilmu dan
memperjuangkan kemajuan Indonesia.
“Santri adalah simbol semangat keikhlasan, kedisiplinan, dan
perjuangan tanpa pamrih. Sebagai generasi penerus, kalian harus memiliki
semangat belajar yang tinggi untuk membangun negeri ini,” ujar Bapak Ardian
dalam amanatnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sapeken, Bapak Fujianto, berharap agar peringatan Hari Santri ini menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk meneladani akhlak mulia para santri dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan Hari Santri, saya berharap seluruh siswa
SMAN 1 Sapeken semakin mengutamakan akhlak mulia, sebagaimana visi
sekolah kita, yaitu Berakhlak Mulia, Inovatif, dan Berprestasi,” tutur
Bapak Fujianto.
Kegiatan upacara berjalan lancar dan penuh semangat. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan dan keislaman yang diwariskan para ulama’ dan santri Indonesia.
Monday, October 13, 2025
Dua Rekor MURI Jadi Kado Istimewa HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Persembahan Harmoni Generasi Emas Dari Bumi Majapahit
Tuesday, September 30, 2025
Tim Vokal SMA Negeri 1 Sapeken Raih Juara Harapan 2 Lomba Paduan Suara Mars Jawa Timur Se-Kabupaten Sumenep Tahun 2025
Tuesday, September 23, 2025
SMAN 1 Sapeken Gelar Pengimbasan SPMI dan Si Mantab untuk SMA Swasta Sekecamatan Sapeken
SMAKEN POST – SMAN 1 Sapeken menjadi tuan rumah kegiatan pengimbasan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus pengenalan aplikasi Si Mantab yang digagas oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Fujianto, S.S., M.Pd., dan diikuti oleh kepala sekolah serta operator dari lima SMA swasta di Kecamatan Sapeken. Kemarin, Rabu, 24 September 2025 di depan ruang lobi kepala sekolah.
Sekolah yang hadir antara lain SMA IPB Pagerungan Besar, SMA NU Skala, SMA Sabilul Muttaqin Sadulang Besar, SMA Luqmanul Hakim Sadulang Besar, dan SMA Nurul Hasan Sabuntan.
Acara dimulai dengan pemaparan materi tentang pentingnya peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Salah satu topik yang menjadi perhatian utama adalah pengenalan 8 Standar Nasional Pendidikan, yang kemudian berkembang menjadi diskusi hangat di antara para peserta.
Kepulauan Sapeken Bangkitkan Semangat Kolaborasi Pendidikan Lewat KBKS3
Sapeken, Sumenep — Sebuah gerakan kolaboratif baru lahir di wilayah kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Para kepala sekolah SMA di kepulauan ini sepakat membentuk Komunitas Belajar Kepala Sekolah SMA Sapeken Sumenep atau KBKS3, sebagai wadah berbagi praktik baik, pendampingan mutu, dan penguatan manajerial sekolah berbasis SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) integrasi aplikasi Si Mantab BBPMP Jatim serta berbagai hal untuk memajukan Pendidikan di kepulauan.
Langkah ini disambut antusias oleh seluruh pimpinan sekolah.
Ibu Nur Hasana, Kepala SMA Islam Pagerungan Besar, menyampaikan rasa syukurnya
atas berdirinya komunitas ini.
“Kami merasa sangat terbantu dengan hadirnya KBKS3.
Melalui program pengimbasan SPMI dan pemanfaatan aplikasi Si Mantab BBPMP
Jatim, sekolah kami semakin memahami bagaimana menerapkan budaya mutu secara
sistematis. KBKS3 bukan hanya wadah berbagi ilmu, tetapi juga semangat gotong
royong antar sekolah di wilayah kepulauan.”
Senada dengan itu, Bapak Akhyar Rosyidi, Kepala SMA Lukmanul
Hakim Pulau Sadulang Besar, menegaskan bahwa letak geografis bukan lagi menjadi
kendala.
“Letak geografis kami yang jauh dari pusat tidak lagi
menjadi alasan untuk tertinggal. KBKS3 menghadirkan solusi nyata melalui
pendampingan langsung dan pelatihan penggunaan aplikasi Si Mantab. Kini kami
lebih percaya diri melaksanakan SPMI secara mandiri dan terukur. Terima kasih
atas semangat kolaborasi yang luar biasa.”
Bagi Bapak Moh. Fajrun Ni’am, Kepala SMA Nahdatul Ulama
Sakala Sapeken, KBKS3 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan para kepala sekolah
di kepulauan.
“KBKS3 adalah jawaban dari kebutuhan kepala sekolah untuk
saling menguatkan. Pengimbasan SPMI membuka wawasan kami tentang pentingnya
perencanaan berbasis data. Aplikasi Si Mantab juga sangat membantu dalam
monitoring mutu sekolah. Kami bangga menjadi bagian dari gerakan ini.”
Perubahan nyata juga dirasakan oleh Bapak Angwar, Kepala SMA
Nurul Hasan Desa Sabuntan.
“Sejak bergabung dalam KBKS3, saya merasakan perubahan
besar dalam manajemen sekolah. Pendekatan belajar bersama yang diterapkan
sederhana namun tepat sasaran. Implementasi SPMI menjadi lebih mudah, dan
aplikasi Si Mantab membuat pelaporan mutu lebih efisien. Semoga komunitas ini
terus berkembang.”
Sementara itu, Bapak Subhan Yunus, Kepala SMA Sabilul
Muttaqien Dusun Bajo, menilai bahwa kunci keberhasilan KBKS3 adalah
pendampingan yang konsisten.
“KBKS3 tidak hanya mengajarkan, tetapi juga mendampingi.
Pengimbasan SPMI diterapkan sesuai kebutuhan lapangan, dan pemanfaatan aplikasi
Si Mantab kini semakin familiar. KBKS3 adalah bukti bahwa perubahan bisa
dimulai dari kolaborasi.”
Dengan semangat kebersamaan yang kuat, KBKS3 kini menjadi
motor penggerak kualitas pendidikan SMA di wilayah kepulauan Sapeken. Komunitas
ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain bahwa keterbatasan geografis
bukan halangan untuk menciptakan mutu pendidikan yang unggul — selama ada
kemauan untuk belajar bersama dan bertumbuh bersama.
Thursday, September 11, 2025
REVITALISASI 2025
SMAN 1 Sapeken mendapatkan bantuan revitalisasi 2025 yaitu rehab 4 ruang kelas, rehab lab IPA, rehab asrama dan pembangunan kamar mandi
Wednesday, September 3, 2025
Monev Double Track SMA Negeri 1 Sapeken Oleh ITS Tahun 2025
SMAKEN POST - Sesuai berita acara, penyelenggara program Double Track (DT) SMA Negeri 1 Sapeken telah menjalankan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di hari Selasa, 02 September 2025. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur, bekerja sama dengan tim DT dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dipandu oleh Miftahul Walid.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, dimana Miftahul lebih menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam memberikan pelatihan terbaik kepada masing-masing Kelompok Usaha Siswa (KUS) seperti DT SMA Negeri 1 Sapeken.
Penyelenggara program DT SMA Negeri 1 Sapeken memiliki produk unggulan Tata Boga seperti produk Roti Pisang, Roti Coklat, Abon Ikan, juga Tata Boga makanan ringan dan minuman. Sementara dari Tata Busana membuat berbagai produk Tas Anyaman, dan Gantungan Kunci dari bahan kain flanel.
Seperti yang diharapkan, Monev ini bertujuan untuk memantau dan menilai efektivitas program pelatihan dan pencapaian siswa. Kemarin itu, hasil yang diperoleh jika KUS DT SMA Negeri 1 Sapeken telah membuktikan perkembangan keterampilan yang signifikan.
Pada produk unggulan Tata Boga, KUS berhasil membuat berbagai jenis kue dan makanan, serta aneka rasa minuman. Tidak hanya renyah secara rasa tetapi juga menarik secara visual. Hal ini membuktikan bahwa program pelatihan ini telah memberikan bekal yang kuat bagi siswa untuk berkarya di industri kreatif.
Di sisi KUS Tata Busana, lebih fokus pada keberhasilan penguasaan teknik pembuatan Tas Anyaman. Terbukti berbagai produk Tas Anyaman yang dihasilkan mampu mengaplikasikan konsep estetika yang modern dan sesuai dengan trend terkini. Sehingga layak memiliki nilai jual yang tinggi di kalangan wisatawan manca negara. Hasil produk unggulan tersebut, merupakan produk lokal yang biasa dikirim ke obyek wisata daerah Bali.
Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui fasilitator DT, Tahta Amrillah, S.S, menyampaikan, bahwa siswa-siswi yang tergabung di KUS DT ini tidak hanya mendapatkan bekal pembelajaran pelatihan produk. "Mereka juga mendapatkan cara berwirausaha hingga bagaimana cara memasarkan produk yang tepat dengan memanfaatkan adaptasi teknologi. Sehingga nantinya dapat lebih siap bersaing di dunia kerja dengan keterampilan yang unggul dan inovatif," tambahnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)
Tuesday, September 2, 2025
Buntut Ricuh Aksi Demo, Warga SMA Negeri 1 Sapeken Gelar Istighosah Dan Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa Dan Negara
SMAKEN POST - Buntut ricuh aksi demo, ratusan siswa-siswi yang diikuti oleh para dewan guru dan staf TU SMA Negeri 1 Sapeken menggelar doa bersama dan istighosah untuk Keselamatan Bangsa dan Negara. Kemarin, Senin, 01 September 2025 di lapangan futsal - halaman sekolah. Kegiatan diawali dengan sholat dhuha berjamaah kemudian dilanjutkan istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Rasik, S.Pd.
Dalam untaian doa yang dipanjatkan, Ia mengajak seluruh warga sekolah yang berada dalam barisan doa dan dzikir, tundukkan hati, rendahkan jiwa, bersama-sama memohon kepada Allah SWT, mengetuk pintu langit agar bangsa dan negara senantiasa aman dan damai.
Kegiatan istighosah dan doa bersama yang dimulai pukul 07.00 WIB ini, suasananya tampak khusyuk dan penuh khidmat. “Kurangi kegiatan di luar rumah. Tugas kita tetap belajar, tidak perlu ikut-ikutan memperkeruh suasana apa yang sedang ramai sekarang,” pungkasnya.
Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, melalui asisten kesiswaan, Jamil Hamzah, S.Pd, juga meminta para wali kelas agar mendata siswa-siswi yang mengikuti kegiatan istighosah dan doa bersama hari ini.
"Jangan terprovokasi untuk mengikuti kegiatan yang berujung negatif dan merugikan orang lain. Mari kita sama-sama untuk menjaga nama baik sekolah. Mohon patuhi perintah dari orang tua dan guru kalian," tambahnya.
Kegiatan istighosah dan doa bersama di SMA Negeri 1 Sapeken selesai sekitar pukul 08.20 WIB dan siswa kembali melanjutkan kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam doa yang dilantunkan, terselip harapan besar agar para pemimpin negeri senantiasa diberi petunjuk untuk berlaku adil, rakyat dijauhkan dari fitnah dan perpecahan, serta Indonesia tetap teguh berdiri di atas persatuan. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)
Tuesday, August 26, 2025
Dua Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Rebut Juara 1 Lomba MTQ Dan Adzan Di HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun 2025
Sunday, August 24, 2025
UCAPAN BELASUNGKAWA
Telah berpulang ke rahmatullah seorang siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Sapeken, Ananda Zainal Faqih, pada harı Senin, 25 Ağustus 2025, pukul 07. 00 WIB di rumah duka dusun Kota Raya Sapeken.
Kami segenap Keluarga SMA Negeri 1 Sapeken turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga amal dan perbuatan Almarhum diterima disisi Allah SWT, dan Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Aamiin ya rabbal alamiin.
![]() |
Saturday, August 23, 2025
Selama Tiga Hari, 18 SIswa SMA Negeri 1 Sapeken Usai Berlaga di OSN-P Tahun 2025
SMAKEN POST - Sebanyak 18 siswa SMA Negeri 1 Sapeken telah sukses dan lancar, usai berlaga mengikuti ujian Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) hingga akhir selama tiga hari. Sesuai jadwal dari panitia pusat, pelaksanaan ujian OSN-P digelar mulai hari Selasa - Kamis, tanggal 19 - 21 Agustus 2025.
Ujian OSN-P tersebut, digelar secara daring dan diawasi langsung via aplikasi zoom oleh panitia pusat dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, merupakan bagian krusial untuk menjaring siswa-siswi terbaik yang termasuk bakal mewakili SMA Negeri 1 Sapeken dalam ajang OSN 2025 ke tingkat selanjutnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk meningkatkan objektivitas, transparansi, dan integritas selama proses ujian, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), menerapkan sistem pengawasan dan lokasi selama ujian berlangsung.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.338 siswa Jawa Timur berhasil lolos ke OSN-P tahun 2025. Ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan perwakilan terbanyak di seluruh Indonesia.
Sementara itu, SMA Negeri 1 Sapeken turut berpartisipasi mengisi slot kemenangan pada bilangan ribuan tersebut, yaitu, sebanyak 18 siswa menjadikan selaku peringkat pertama hasil OSN-K di jajaran SLTA seKabupaten Sumenep.
Friday, August 22, 2025
Dinas Pendidikan Jatim Tegaskan Tak Ada Pungli di Sekolah Negeri Tingkat SMA, SMK, dan SLB
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami tegaskan bahwa memang tidak ada pungli di Sekolah,” ujar Kepala Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai di Surabaya, Sabtu (23/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan operasional dan
kegiatan pendidikan di sekolah negeri sepenuhnya dibahas secara terbuka antara
pihak sekolah dan Komite, dengan berpedoman pada dokumen Rencana Kegiatan dan
Anggaran Sekolah (RKAS).
Penyusunan RKAS merupakan instrumen transparan yang mengacu
pada ketentuan regulasi dan mengedepankan prinsip musyawarah serta
akuntabilitas publik.
Aries Agung juga menyampaikan setiap sekolah negeri di Jawa
Timur mendapatkan dukungan anggaran dari berbagai sumber, yaitu Dana Bantuan
Operasional Sekolah (BOS), Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan
(BPOPP) serta partisipasi masyarakat yang bersifat sukarela dan tidak mengikat.
Perlu diketahui bahwa apabila dana BOS dan BPOPP belum
mencukupi untuk mendukung seluruh program kegiatan satuan pendidikan selama
satu tahun ajaran, maka diperkenankan untuk menggalang partisipasi masyarakat
dalam bentuk sumbangan sukarela, yang dilakukan secara transparan dan
berdasarkan hasil musyawarah bersama antara pihak Komite dan Sekolah.
“Sehingga bisa dipastikan tidak ada pungutan liar atau
pemaksaan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik atau orang tua/wali murid,
tanpa melalui rapat bersama sekolah dan komite yang menjadi keputusan bersama”
katanya.
Semua bentuk sumbangan dari masyarakat bersifat sukarela,
tidak mengikat, tidak memaksa, dan didasarkan pada kesepakatan bersama yang
dituangkan dalam berita acara rapat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah
memerintahkan kadis pendidikan jawa timur memastikan penyelenggaraan pendidikan
di setiap sekolah-sekolah negeri berjalan baik dan benar.
Terutama tentang pengelolaan administrasi sekolah karena
anggaran yang diberikan di bidang pendidikan cukup besar.
Selain untuk gaji guru, tunjangan guru dan perbaikan sarana
prasarana sekolah, tentu juga demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Namun, lanjut dia, tentu tidak cukup karena tidak hanya
negeri yang diberikan bantuan, tapi juga sekolah-sekolah swasta di Jawa Timur
yang jumlah seluruhnya mencapai 4 ribu lebih.
"Karena itu tentu perhatian dan kepedulian dari
masyarakat terhadap pendidikan tetap menjadi keterbukaan kami untuk sama-sama
peduli dengan pendidikan," kata pejabat asal Makassar tersebut.
Di samping itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama
Cabang Dinas serta pengawas sekolah terus melakukan pengawasan secara
berkelanjutan dan akan menindak tegas apabila terdapat laporan atau temuan
adanya pelanggaran terhadap prinsip-prinsip tata kelola keuangan sekolah yang
bersih, transparan, dan akuntabel.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga
kondusivitas dunia pendidikan serta melaporkan apabila menemukan indikasi
pungli atau praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan melalui kanal aduan
resmi yang telah disediakan,” ucap dia.
Tak Ada Penahanan Ijazah
Di sisi lain, pihaknya juga memastikan tidak ada ijazah
siswa yang tertahan untuk lulusan tahun 2024 dan 2025 karena seluruhnya telah
diberikan, termasuk sudah dihubungi melalui telepon serta pihak sekolah
mendatangi rumah siswa atau alumni yang belum mengambil ijazahnya.
Sedangkan, pada 2025
ini, ijazah sudah tersambung online sehingga otomatis saat lulus, siswa
atau murid bisa langsung bisa mencetak berdasarkan format yang ada.
“Namun memang tidak menutup kemungkinan, yakni ada siswa
yang belum menerima karena ada ejaan nama salah dalam ijazah yang terbit secara
digital, atau tidak sesuai sehingga harus diperbaiki terlebih dahulu oleh pusat
sebelum diterbitkan kembali setelah itu baru boleh diprint atau cetak,”
katanya.
Kemudian, ada beberapa sekolah yang alumninya sudah lulus
lebih dari 5 tahun, tapi ijazahnya tidak pernah diambil karena sudah bekerja di
luar kota dan pindah alamat serta nomor handphone yang bersangkutan berubah
atau sulit dihubungi.
“Jangan khawatir karena ijazah bisa diambil kapan saja,
termasuk sekolah sudah mendatangi alumni langsung kerumahnya, tapi ada alumni
yang sudah pindah dan bekerja di luar kota. Untuk Ijazah tidak bisa dititipkan ke keluarga
karena harus cap tiga jari oleh yang bersangkutan,” tutur dia.
Bahkan, semua media sosial sekolah-sekolah sudah
mempublikasikan informasi terkait pengambilan ijazah di sekolah dan membubuhi
cap tiga jari tanpa ada syarat apapun.
Apabila masih ditemukan yang merasa ijazahnya tertahan oleh
sekolah maka bisa menghubungi layanan pengaduan ijazah melalui hotline di nomor
081-3110-8881, atau bisa juga di email ppidhumas.dindikjatim@gmail.com.
"Termasuk juga bisa melalui media sosial sekolah
masing-masing," jelas Aries Agung Paewai.
Yang pasti Dinas Pendidikan Jawa Timur bertekad untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berintegritas, transparan dan akuntabel demi masa depan generasi bangsa, sekaligus mencetak Generasi Emas Indonesia.
Hal tersebut tentu selaras dengan anjuran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengajak untuk mewujudkan generasi emas pada Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Maju.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa Indikator Indonesia Maju di antaranya persentase kemiskinannya tidak boleh di atas 2 persen dan pertumbuhan ekonomi harus di atas 9 persen.
Tak itu saja, Gubernur Khofifah juga menyampakan bahwa prestasi pendidikan Jatim patut menjadi kebanggaan, sebab selama enam tahun berturut turut Jatim berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.
"Bahkan dalam enam tahun berturut-turut tersebut, Jatim tidak hanya menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP, tapi juga Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)," tutur Gubernur Khofifah.
"Sama halnya dengan beberapa waktu lalu LKS SMK juga berhasil menjadi juara umum dan mempertahankannya tiga tahun berturut-turut," tambah gubernur perempuan pertama di Jatim itu.
Belum lagi prestasi lainnya yang menjadikan Jawa Timur
selalu menjadi barometer pendidikan di Indonesia. (*)







.png)













.jpeg)












.jpeg)











