Sunday, August 10, 2025

Lagi, Siswa SMA Negeri 1 Sapeken Torehkan Juara 1 & 2 Lomba Menyanyi Lagu Nasional Tingkat Kecamatan Sapeken


SMAKEN POST - Lagi, dua duta siswa SMA Negeri 1 Sapeken kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini berhasil keluar sebagai juara 1 dan 2 pada lomba menyanyikan lagu nasional tingkat kecamatan Sapeken. Dua siswa dari sekolah tersebut, yaitu, Diah Arum Safitri siswi berbakat kelas XII-2 sebagai juara 1. Dan Agam Satriya Naraendra kelas XI-1 sebagai juara 2.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia kecamatan Sapeken dalam rangka mengisi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kemarin, malam Senin, 10 Agustus 2025, dimulai dari pukul 19.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB. Lomba dalam mengembangkan kemampuan terhadap dunia tarik suara ini diikuti oleh puluhan siswa SMA/MA sekecamatan Sapeken dan sekitarnya.

Prestasi ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan cinta tanah air dapat ditumbuhkan melalui lomba menyanyi lagu nasional. Para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal yang baik, tetapi juga penghayatan dan penjiwaan terhadap lagu yang dibawakan.

Para peserta lomba menyanyikan lagu wajib yang dapat dipilih, yaitu, "Bagimu Negeri" karya Kusbini, "Syukur" karya H. Mutahar, "Gugur Bunga" karya Ismail Marzuki. Sementara untuk lagu Pilihan yang juga bebas memilihnya, yaitu, "Tanah Airku" karya Ibu Sud, "Maju tak gentar" karya C.Simanjuntak.

Saat lomba, Diah Arum Safitri menyanyikan lagu wajib "Gugur Bunga" dengan memilih lagu bebas "Tanah Airku". Sedang Agam Satriya Naraendra menyanyikan lagu wajib "Bagimu Negeri" dengan memilih lagu bebas "Maju Tak Gentar". "Kepada generasi muda agar tidak takut untuk mencoba, harus selalu percaya diri untuk membangun karakter dan selalu belajar dari pengalaman seseorang," pesan mereka.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M. Pd melalui Syarif Hidayat, S.Pd, selaku guru pembina musik, turut mengapresiasikan atas keberhasilan mereka berdua. “Prestasi yang diraih ini adalah langkah awal untuk menuju kompetisi yang lebih tinggi nantinya. Mereka memang punya talenta untuk mencapai prestasi yang lebih besar dalam bakat musik, tentu harus dibarengi dengan semangat yang tinggi mereka terus berlatih dalam meningkatkan kemampuannya," pungkasnya. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Pelaksanaan Tahapan ANBK di SMA Negeri 1 Sapeken Tuntas, KBM Tetap Berjalan Lancar

SMAKEN POST - Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMA Negeri 1 Sapeken berjalan lancar sesuai tahapan. Adapun masing-masing tahapan dilaksanakan dua hari, yaitu, pada hari Senin dan Selasa. Tahap simulasi dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Juli 2025, tahap gladi bersih dilaksanakan pada tanggal 28 dan 29 Juli 2025, dan tahap puncak pelaksanaan dilaksanakan pada tanggal 4 dan 5 Agustus 2025 di laboratorium komputer sekolah setempat.





Pada tahap simulasi melalui 1 orang proktor, 1 orang teknisi, dan 1 orang pengawas memperkenalkan dan mensosialisasikan tentang ANBK kepada para siswa yang menjadi pesertanya. Di tahap gladi bersih, tim proktor dan teknisi memastikan kesiapan seluruh elemen ANBK, baik itu fasilitas maupun para peserta ANBK. Dan saat tahap puncak pelaksanaan, semua pihak terlibat yang dikomandoi oleh Waka dan Asisten kurikulum turut mensukseskan berlangsungnya ujian ANBK secara semi online dengan tuntas. Kegiatan tersebut berlangsung tanpa mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing-masing kelas.


Pada tiap tahap, pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi dalam satu ruang. Diikuti 50 peserta dari kelas XI. Mereka terbagi menjadi 45 peserta utama dan 5 peserta cadangan. Sesuai juknis hari pertama dan kedua berbagi jam menjadi dua sesi. Untuk sesi satu dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB diikuti 22 peserta, dan sesi dua dilaksanakan pada pukul 10.40 WIB diikuti 23 peserta sampai selesai. 


Pelaksanaan ANBK ini dilaksanakan dengan tiga instrumen, sebagai bagian dari evaluasi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu; Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid; Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid; serta Survei Lingkungan belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses beajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan. 


Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, mengatakan, bahwa tujuan pelaksanaan ANBK ini untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Selain itu, tujuan utamanya lainnya untuk mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.


"Dengan terselenggaranya ANBK ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Sapeken serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang," ujarnya menutup (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Monday, August 4, 2025

Siswi SMA Negeri 1 Sapeken Juara lomba Video Tiktok BNN Tembus 34 Ribu Lebih Viewer

SMAKEN POST — Para siswi SMA Negeri 1 Sapeken berhasil meraih juara kedua pada ajang lomba video Tiktok dengan menyanyikan lagu mars BNN yang digelar pada tanggal 19 Juni - 31 Juli 2025 lalu. Sedang pengumuman lombanya baru kemarin, Ahad, 3 Agustus 2025. Adapun lomba ini diikuti oleh seluruh SMP, SMA, SMK, MTs dan MA sekabupaten Sumenep.



Lomba menurut kreasi masing-masing ini, diwakili oleh siswi Wifaq Yusriatin (X1), Rifatul Mufinah (X1), Ita Safitri (X 1), Novita Selfiana (X 2), dan Siti Fahriah Nurul Fadilah (X 2) berhasil memenangi lomba ini atas kreatifitasnya membuat video Tiktok hingga viewernya mencapai  34 ribu lebih, like berjumlah 3 ribu lebih, dan komentar mencapai sekitar 600.

Mereka mengucapkan terimakasih dengan diadakannya ajang lomba Video Tiktok yang diprakarsai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep ini. “Kami merasa bangga bisa mengikuti lomba ini, dan Alhamdullillah kami bisa menjadi juara kedua, setelah menyisihkan sekolah sekolah lain di Sumenep,” ujar Rifatul Mufinah mewakili.

Begitu pula dengan Ita Safitri mengatakan, sukses selalu buat Badan Narkotika Nasional Sumenep yang berhasil mengadakan lomba Video Tiktok dengan menyanyikan lagu mars BNN ini. “Semoga ke depan, BNN Sumenep kembali menggelar kegiatan seperti ini lagi. Dan ini menjadi motivasi kami agar bisa lebih sering lagi membuat video Tiktok yang sifatnya mendidik namun juga menghibur,” ujarnya.

Padahal, ketika lomba digelar, mereka berlima dari siswi gabungan kelas X yang saat itu masih sebagai calon peserta MPLS di sekolah setempat. Meski begitu, mereka tampil percaya diri dan terobsesi untuk ikut berkontribusi ke sekolah melalui prestasi. "Kami tak semata perlu dipuji. Tapi memang harus diuji. Bahwa kami meskipun baru juga bisa berkontribusi ke sekolah dengan berprestasi. Kami harap akan diikuti oleh teman-teman lain nantinya," harap mereka kompak. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST).

Sunday, August 3, 2025

Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Sapeken Antusias Laksanakan Latihan Upacara Bendera

 Sapeken – Siswa-siswi kelas XI 2 SMA Negeri 1 Sapeken dengan penuh antusias mengikuti latihan upacara bendera, Ahad, 3 Agustus 2025 yang akan dilaksanakan keesokannya pada hari Senin di lapangan sekolah. Tidak cukup hanya latihan sekali, seperti biasa latihan upacara ini telah dilaksanakan dua hari sebelumnya, yaitu, sejak hari Jumat sore.


Di antara siswa-siswi tersebut, telah ditunjuk untuk menjadi pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, pembacaan janji siswa, pembacaan doa, MC, dirijen paduan suara, hingga pembawa teks Pancasila. Dalam latihan ini, mereka melalui serangkaian tes bacaan dan keterampilan yang dipandu oleh guru-guru pelatih dari asisten kesiwaan, yaitu Jamil Hamzah, S.Pd dan Farah Aidil Fitri, S.Pd. Kemudian dibantu oleh para crew OSIS dari sekolah setempat.

Para pelatih menilai kemampuan masing-masing siswa dengan cermat, memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan peran yang sesuai dengan keahliannya. Setelah proses seleksi tersebut, pada hari Ahad ini siswa-siswi melanjutkan latihan intensif untuk memastikan kelancaran dan kedisiplinan pada saat pelaksanaan upacara nanti.


Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutinitas kesiswaan SMA Negeri 1 Sapeken yang memberikan tugas di setiap kelas untuk menjadi petugas upacara secara bergiliran. Dengan penugasan ini, SMA Negeri 1 Sapeken terus berkomitmen untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan cinta tanah air melalui berbagai kegiatan pendidikan yang bermanfaat. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)

Friday, August 1, 2025

SMAN 1 Sapeken Dominasi OSN Kabupaten Sumenep 2025, 18 Siswa Lolos ke Tingkat Provinsi

Sumenep, MaduraNetwork.id- Sumenep, 15 Juli 2025 — SMAN 1 Sapeken kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2025. Dari total peserta Kabupaten Sumenep yang lolos ke tingkat provinsi, SMAN 1 Sapeken berhasil mendominasi dengan mengirimkan 18 siswa, terbanyak dibandingkan sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Sumenep. Daftar SMAN 1 Sapeken 18 siswa, SMAN 1 Arjasa 9 siswa, SMAN 1 Kalianget 4 siswa, SMAN 1 Sumenep 3 siswa, SMAN 1 Masalembu 3 siswa, SMA IT Insan Hanifa 1 siswa dan  MAN Sumenep 2 siswa.


Kompetisi bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) ini dilaksanakan serentak secara nasional pada 24–25 Juni 2025, dan diikuti oleh 248.792 siswa dari seluruh Indonesia. Para peserta bersaing dalam sembilan bidang sains, yakni: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Informatika.

Capaian luar biasa SMAN 1 Sapeken ini mendapat apresiasi langsung dari kepala sekolah SMAN 1 Sapeken, Fujianto, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi anak didiknya.

"Kami bersyukur kepada Allah SWT atas anugerah prestasi ini. Anak-anak kami telah menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk berprestasi. Ini buah dari kerja keras, doa, dan semangat belajar yang luar biasa," ujar Fujianto.

 

Pembinaan Intensif dan Dukungan Sekolah Jadi Kunci

Salah satu pembina OSN SMAN 1 Sapeken, Bapak Nur Salam, juga menyampaikan kebanggaannya. Ia mengaku melihat langsung kesungguhan siswa dalam menghadapi proses seleksi.

"Kami saksikan sendiri bagaimana anak-anak belajar tanpa kenal lelah. Mereka belajar siang malam dengan disiplin dan semangat tinggi. Kemenangan ini milik mereka yang tak pernah menyerah," ungkapnya.

Hal tersebut diaminkan oleh Bapak Farah Aidil Fitri sebagai Pembina OSN Kimia bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil.

“Anak-anak telah berproses sedemikian rupa dan hasilnya bisa kita lihat hari ini” menjelaskan dengan semangat juang yang tinggi.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Subaidi, menyatakan bahwa pihak sekolah akan terus meningkatkan pembinaan demi hasil yang lebih baik di tingkat provinsi maupun nasional.

"Kami tidak ingin berhenti di sini. Target kami adalah membawa nama SMAN 1 Sapeken ke level nasional. Kami akan berikan pembinaan intensif, pendampingan akademik, dan segala kebutuhan belajar siswa secara maksimal," tegas Subaidi.

Menuju OSN Tingkat Provinsi dan Nasional

Sebanyak 19.217 siswa dinyatakan lolos ke OSN Tingkat Provinsi. Mereka akan kembali berkompetisi di level yang lebih tinggi, memperebutkan tempat di OSN Nasional 2025.

Menurut Fujianto, “Keberhasilan SMAN 1 Sapeken ini menjadi contoh nyata bahwa sekolah di wilayah kepulauan pun mampu bersaing di kancah pendidikan nasional. Dominasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah lain di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) untuk terus berinovasi dan memaksimalkan potensi peserta didik”. Paparnya

 

Samba (Smaken Mencari Bakat)

 

SMA Negeri 1 Sapeken menggelar SAMBA (SMAKEN Mencari Bakat) pada Rabu malam, 30 Juli 2025 jam 19.30 21.00 WIB di halam sekolah setempat. Acara ini kali pertama dipersembahkan dan akan menjadi kegiatan rutinitas setiap bulan di pekan ke empat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengapresiasikan bakat dan minat siswa. Berbagai kemampuan bakat menarik ditampilkan, seperti fashion show, karaoke dan nyanyi solo, tari tradisional dan modern, baca puisi, monolog. Ada pula beberapa siswa menampilkan bakat Islami seperti Tilawah Qur’an.




Berbagai penampilan siswa memukau penonton sepanjang acara. Dari tarian tradisional dan modern, hingga penampilan fashion show, semua ditampilkan dengan penuh antusiasme dan semangat. Kegiatan yang merupakan program kesiswaan ini, membuka peluang kewirausahaan siswa dengan membuka stand bazar kuliner menyajikan beragam makanan dan minuman kreatif. Tak pelak, stand kuliner tersebut menambah daya tarik tersendiri yang mengundang pengunjung dari masyarakat lokal menikmati hingga akhir acara.


SAMBA SMA Negeri 1 Sapeken tidak hanya menjadi ajang ekspresi bakat minat, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kreativitas siswa. Dengan suksesnya acara ini, sekolah berharap dapat terus mengembangkan bakat minat siswa hingga mengapresiasikan budaya lokal yang tentu tidak lepas dari dukungan dan antusiame masyarakat sekitar menjadi bukti keberhasilan dan keberlangsungan setiap acara ini digelar di masa-masa berikutnya.

MPLS Ramah tanpa Marah

 Oleh FUJIANTO*

Kepala SMAN 1 Sapeken, Kabupaten Sumenep

 

SENIN, 14 Juli 2025. Langit pagi di berbagai sekolah di Sumenep terasa lebih cerah dari biasanya. Bukan karena cuaca semata, melainkan karena wajah-wajah siswa baru yang berseri-seri, menyambut hari pertama sekolah dengan penuh semangat.

Tidak ada lagi atribut aneh, tidak ada lagi sorak sorai yang menakutkan. Yang terdengar hanyalah lagu penyemangat, yel-yel persahabatan, dan sapaan ramah dari para guru dan kakak kelas.


Inilah wajah baru dari MPLS

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah memulai gerakan besar: membangun atmosfer sekolah yang menyenangkan, humanis, dan mendidik. Tidak main-main, 4.058 siswa mengikuti MPLS secara offline dan online. Tema besar MPLS tahun ini adalah MPLS Ramah, menjadi pengingat bahwa pendidikan dimulai bukan dari tekanan, melainkan dari pelukan nilai-nilai kemanusiaan yang mengedepankan akhlakul karimah.

Pesan bijak dari Ibu Gubernur Jawa Timur menggema di seluruh sekolah, seakan menjadi kompas moral yang mengarahkan langkah semua elemen pendidikan untuk berubah.

 “Man saara ‘ala darbi washala.”

Siapa yang berjalan di jalan yang benar, maka akan sampai pada tujuan.

 

Menghapus Tradisi Tak Mendidik

Tantangan paling nyata dari transformasi MPLS ini adalah melawan romantisme perpeloncoan. Sebagian pengurus OSIS, yang dulunya pernah menjadi korban, cenderung ingin ”mewariskan” pola keras tersebut.

Sunday, July 20, 2025

"Alhamdulillah Masih Berbuah Manis," SMA Negeri 1 Sapeken Juara 3 Lomba Gerak Jalan Kreasi Tingkat Kecamatan

SMAKEN POST - SMA Negeri 1 Sapeken puteri berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet juara 3 terbaik dalam ajang lomba Gerak Jalan Kreasi tingkat SMA/MA se-Kecamatan Sapeken. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia Pemerintah Kecamatan Sapeken sebagai bagian dari rangkaian agenda HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025.

Semua tim start di pendopo kecamatan Sapeken melintasi sepanjang jalan raya. Dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, bergerak ke arah barat jalan memutar hingga berakhir kembali ke finish di pendopo Kecamatan Sapeken. Sebagai penilaian juri saat menyusuri jalan, mereka harus melewati 3 pos untuk beratraksi sesuai kreatif masing-masing regu.

Lomba gerak jalan kreasi yang digelar pada tanggal 18 Agustus 2025 tersebut, diikuti oleh 15 regu pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kecamatan Sapeken. Setiap tim ditantang untuk menunjukkan kekompakan, kerapian barisan, ketepatan waktu, dan kreatifitas, serta semangat nasionalisme dalam baris-berbaris.

Pemenang tim puteri bernomor dada 103, dari 4 regu masing-masing 2 putera dan 2 puteri SMA Negeri 1 Sapeken ini, tampil memukau berseragam pramuka dengan pesona asesoris tali komando variasi nastel-nestel. Dipadu bercorak pilinan sirkuit berwarna kuning dengan line tengah warna merah. Mereka beraksi dengan formasi kreatif dan rapi, gerakan kompak, dan semangat juang yang menginspirasi para penonton serta dewan juri. Tentu saja karena dengan latihan yang intensif selama beberapa pekan terakhir, regu dari gabungan kelas X terdiri 14 peserta ditambah 1 komandan ini, mampu menunjukkan performa terbaiknya di tengah persaingan yang sangat ketat.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Betapa prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, pembina, dan seluruh pihak yang terlibat. Semua tim sudah menunjukkan perjuangan maksimal. "Dengan semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa dengan gigih dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah," ujarnya.

"Terik sinar matahari tidak menjadi penghalang untuk berlatih mempersiapkan fisik, mental, serta menentukan ide kreasi dalam ketrampilan baris berbaris. Jauh hari sebelum lomba telah kami persiapkan. Tidak hanya siang hari kami latihan. Bahkan di malam hari setelah Isya' kami gunakan waktu latihan. Alhamdulillah masih berbuah manis," tutur 1 siswi pemenang lomba ini, Nikita Apriliana. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST)